Akhi Dan Ukhti Ketahuilah Akhirat itu Sungguh Lebih Baik Dari Pada Dunia Ini

Bismillahirahmanirrohim...

Malam ini kita akan membahas tentang dasarnya ilmu,dari fondasi itulah islam dibangun dari fondasi itulah kita memahami marifatullah ,kita memahami ibadah kepada Allah,memahami akhlak . Muamalah semua dari dasar ketika akhirat lebih kita cintai daripada dunia. Sedangkan puncak ilmu adalah takut kepada Allah.Jadi bisa kita simpulkan dari dua kalimat ini hal yang pertama yang harus kita benar-benar kuasai dalam belajar.Ilmu islam itu adalah merasa akhirat lebih kita rindukan,lebih kita cintai lebih baik dari pada dunia. Dan dari  situ nanti terbangun puncaknya ilmu sampai kepada

Tingkat takut kepada Allah diantara hamba- hambanya ialah orang yang berilmu . Untuk membahas tentang bab mencintai akhirat lebih daripada dunia ini.Saya akan bertilawah silahkan buka quran anda surat Al- Kiamah [75] : 1-40 .Kita perlu mengajarkan kepada keluarga kita bahwa kehidupan di akhirat itu lebih penting ,lebih lama,lebih abadi,lebih bahaya ,lebih indah,lebih dahsyat dari pada kehidupan dunia. Ini salah satu materi pendidikan yang harus sering kita pelajari dan kita ajarkan kepada keluarga. Terutama kepada anak-anak kita karena dari pemahaman dasar inilah kita akan bisa mudah mengajak keluarga kita kepada amal-amal sholeh. Orang akan mudah beramal sholeh kalau amal sholehnya itu di dasari atas kecintaan kepada akhirat. Tapi akan terasa sangat berat beramal sholeh kalau beramal sholehnya didasari atas hitung-hitungan dunia. Jadi anak kita kalau disuruh sholat berat mungkin dia belum paham tentang nikmatnya akhirat dan bahayanya juga akhirat bagi orang yang sholat dan yang meninggalkan sholat. Sehingga perlu kita tanamkan sampai menjadi perasaan dan keyakinan dalam hati keluarga kita dalam hati kita masing-masing. Bahwa semua yang kita lakukan di dunia ini nanti akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat. Dan itu kongkrit bahwa kita yang di akhirat nanti adalah kita yang sekarang di dunia,bukan mimpi,bukan cuma roh ,cuma pindah tempat pindah waktu tapi diri kitanya sama. Begitu juga akhirat hanya berubah tempat namanya bukan lagi dunia tetapi akhirat ,berubah waktu bukan 24 jam dalam sehari tetapi siangnya selama- lamanya. Cuman diri kita itu sama persis tiada yang berubah kecuali karena amal-amal kita . Berubah menjadi lebih baik,fisik kita karena amal sholeh kita atau berubah menjadi buruk ,fisik kita karena amal dosa-dosa kita. Tapi diri kita masih sama ,sehingga di dalam Al-Qur’an dibanyak ayat disebutkan tentang bagaimana nanti di akhirat orang itu memorinya hafalannya tuh masih kebawa dengan apa yang terjadi di dunia. Banyak ayatnya salahsatunya adalah yang paling populer itu mungkin di surat Al- Baqarah .Setiap kali mereka memakan buah-buahan di surga mereka ingat ini seperti buah-buahan di dunia berarti memorinya masih sama. Mereka akan membandingkan ini seperti buah-buahan yang  mereka makan di dunia, tetapi Allah tidak sama memberikan buah-buahan di surga dengan di dunia hanya mirip tetapi rasanya jauh lebih nikmat.

Ini artinya diri kita yang di akhirat nanti sama dengan diri kita di dunia. Bahkan di surat-surat yang lain nanti kita akan membaca kalimat saling menghujat di padang masyar.Nanti di padang masyar para pengikut atau orang-orang yang selama ini senantiasa ikut-ikutan akan berkata kepada idola-idola mereka ,pemimpin-pemimpin mereka ,orang yang mereka ikuti mereka berkata dulu kami di dunia senantiasa mengikuti kalian ,maka bisakah hari ini kalian menyelamatkankami.Berarti masih kenal dengan orang-orang yang selama ini dia berintraksi di dunia. Nasib kita hari ini sama ,ngga ada bedanya antara follewer dengan yang di follow , mau kita mengeluh,menangis ,minta ampun dll kita tidak bisa lari dari azab Allah kali ini.Barulah mereka menyesal sudah mengikuti orang-orang ini . Ternyata memorinya masih kebawa ,masih kenal siapa saja yang berintraksi dengan dia di dunia .

Belum lagi nanti hadist – hadist nabi tentang orang-orang sholeh yang dipintu surga bertanya tentang saudaranya yang dia cintai karena Allah di dunia. Ya Robb [ ketika seorang yang sholeh mau dimasukkan ke surga] dimana saudara yang saya cintai karena engkau di dunia ya Allah?  Kata Allah dia berada di pintu neraka ,dia masuk neraka . Orang sholeh ini berkata Ya Allah izinkan saya menyelamatkan dia karena sesungguhnya saya menyayangi dia karena Allah sewaktu di dunia.  Akhirnya Allah izinkan dia menyelamatkan sodaranya yang mau masuk neraka yang tadi sudah di lilit dengan rantai besi,udah ngantri tiba-tiba malaikat bertanya fulan kamu ngga jadi masuk neraka,saudaramu menyelamatkanmu. Di dalam islam ,umat islam itu tidak  dilarang menjadi kaya raya ,tidak dilarang menggenggam dunia dan seisinya ,yang dilarang itu mencintai dunia . Dilarang itu taro dunia di hati tapi kalau taro dunia di genggaman ngga dilarang . Sehingga banyak yang kaya raya seperti Abrurrahman bin Auf ,Ustman bin Affan tetapi dunia yang mereka miliki sama sekali tidak masuk ke hati mereka. Ada kisah tentang dua sahabat yang satu namanya Abu Lubabah dan Abu Darda .  Abu Lubabah punya pohon kurma satu-satunya dan itu subur banget ,pohon kurmanya tumbuh di sebelah rumah anak yatim ,sehingga agak miring sedikit pohonnya. Zaman dulu rumah orang arab tidak ada atap [ jadi terbuka ]  karena pohon kurmanya rindang sehingga kalau buah kurma itu jatuh ada juga yang jatuh ke rumah anak yatim. Dan anak yatim itu ketika ada yang jatuh ke rumahnya dia ambil dimakan jadi cemilan,Abu Lubabah tahu ternyata buah kurmanya ada yang dimakan anak yatim yang jatuh kedalam rumah mereka ,Akhirnya Abu Lubabah mengadu kepada Rasulullah .Ya Rasulullah ada anak ngambil kurma saya dan saya ngga rela.Dipanggil Rasulullah itu anak yatim lalu Rasulullah tanya kenapa kamu  makan buah kurma.Anak itu menjawab kami kira kami punya hak soalnya kami anak yatim.Baru Rasulullah tahu bahwa itu anak yatim langsung nabi mengatakan Abu Lubabah,  Ya Abu Lubabah maukah kamu punya pohon kurma di surga. Gimana caranya Ya Rasulullah? Jawab Rasulullah wakafkanlah pohon itu kepada anak yatim ,maka Allah akan

menggantikan untuk kamu satu pohon kurma di surga yang kalau kamu berjalan dibawah naungannya 100 tahun kamu belum keluar dari naungannya. Kata Abu Lubabah  Ya Rasulullah itu satu-satunya harta yang saya punya [ bahasa halus dari menolak ] . Rasulullah tidak marah ,  tidak

memaksa lagi pula bagaimanapun Abu Lubabah ahli ibadah [ veteran perang badar ] yang Allah sedah mengatakan lakukanlah apa yang kau suka .Allah suka ,Allah maafkan . Kata rasulullah ya  sudah pulang saja. Begitu Abu Lubabah dan anak yatim itu pulang Abu Darda datang ,Abu Dahdah bilang Ya Rasulullah saya tadi mendengar percakapan engkau dengan Abu lubabah ,Ngomong-ngomong kalau saya yang melakukan itu dapat ngga apa yang kau janjikan di akhirat ? Kata Nabi tentu ,kamu dapat apa yang Allah janjikan. Abu Dahdah senang mengucapkan salam kepada Rasulullah lalu pergi. Ngejar Abu Lubabah ..Ya Abu Lubabah..Ya Abu Lubabah...Abu Lubabah menoleh ke belakang ada apa ya Abu Darda? Kata Abu Dahdah ya Abu lubabah kamu tahu ngga kebun kurma milik saya yang di madinah.Kata Abu lubabah siapa yang ngga tahu kebun kurma milik Abu Darda didalamnya ada 600 pohon kurma ,mata airnya mengalir deras bahkan ada villanya di dalam luas sekali,kwalitas kurmanya terbaik di kota madinah,memangnya kenapa kata Abu Lubabah? Kata Abu Darda mau ngga kita tukaran atau barter, kamu kasihkan pohon kurma kamu yang disebelah anak yatim ke saya nanti saya kasih kebun kurma saya untuk kamu. Kata Abu Lubabah beneran ? Kata Abu Darda  bener , kata Abu Lubabah  boleh- boleh . Kemudian Abu Darda datang ke pohon kurma tadi dan mengatakan kepada anak-anak yatim, wahai anak-anakku

mulai sekarang pohon ini milik kalian,makanlah sesuka kalian lalu Abu Darda membawa Abu lubabah pulang ke kebunnya dan dikebun itu dia melihat istrinya  sedang mengumpulkan kurma yang jatuh di tanah bersama anaknya Abu Darda.  Abu Darda berkata wahai istriku , wahai anakku keluarlah dari kebun ini , istrinya bertanya kenapa Ya Abu Darda? Jawab Abu Darda kebun ini sudah saya jual . Kepada siapa kamu menjualnya ? Kata Abu Darda saya menjualnya hanya kepada Allah , dan Allah membayarnya dengan surga yang lebih baik daripada dunia. Apa kata istrinya Nah itu baru untung [Barokallah] . Kemudian keluarlah istrinya dari kebunnya .Lalu ketika nabi mendengar putusan keluarga Abu Darda  ,Nabi mendoakan keberkahan  keluarga Abu Darda dan Allah ganti nikmat dunia dengan di akhirat.Dia tetap menjadi orang kaya tumbuh lagi hartanya berkah dan di akhiratpun  dia mendapatkan kebun-kebun kurma yang setahun dikelilingi oleh malaikat jibril,melimpah keluar dari pinggirnya saja.Jadi pagarnya belum keluar , belum masuk pagarnya apalagi ke dalam pohon kurma [ luasnya kebun kurma Abu Darda ]. Kalau kita berakad dengan Allah tidak akan rugi , Allah tidak akan mengecewakan . Belajar berakad dengan akhirat.

Imam Hasan Al- Basri [ imamnya para tabi’in ] menurut beliau dunia dan akhirat itu seperti timur dan barat dan kita ada di tengah- tengah . Ketika kita condong ke timur maka kita menjauh dari barat , ketika kita condong ke barat berarti kita menjauh dari timur.Ngga mungkin kita condong kedua-duanya.Itu dalam urusan hati beda dalam urusan amal,dalam urusan amal kadang mendapatkan dunia akhirat sekaligus,bersedekah akhirat dapat dunianya Allah lipat gandakan. Memberi nafkah bekerja untuk nafkah kepada  keluarga dunia dapat harta akhirat lebih besar daripada pahala infaq fisabilillah .Kalau dalam amal  dunia dan akhirat bisa berbarengan tapi dalam urusan hati ngga bisa.

Hati itu tidak condong kecuali kesatu arah.Makanya Allah berfirman tentang bab adil dalam perasaan , kalian tak mungkin adil walaupun kalian berusaha .Bahkan nabi ketika ditanya siapa orang

yang paling kau cintai kata nabi.. Aisyah [ tentunya khadijah sudah wafat pada waktu itu] yang sejaman yang masih hidup ,padahal beliau punya Hafsah,shopiah , mariah dll. Tapi kalau cinta nama Aisyah yang paling dicintai.Tapi kalau nafkah rasulullah adil.Sehingga setelah nabi membagikan nafkah semua istri beliau. Beliau mengangkat tangannya Ya Allah inilah yang saya mampu adil, mampukanlah saya jika saya tidak mampu adil perasaan. Orang yang terakhir masuk surga ternyata orang yang terakhir masuk surga itu adalah seorang lelaki. Dan di belakang laki-laki itu tidak ada lagi yang masuk surga,berarti dia paling lama di neraka.Kemudian dikeluarkan setelah di azab kemudian masuk surga .Yang tersisa di neraka berarti selama-lamanya di neraka. Amal baiknya karena dia mengucapkan Laillahaillalloh yang dia punya.Kemudian amal buruknya di azab dulu kemudian dibersihkan lalu masuk surga.