Akhlak Akhlak tercela dan menipu Oleh Ustadz Khalid Basalamah

Seorang muslim senantiasan tunduk kepada allah dengan tulus berbuat baik kepada setiap orang islam dan hidup di atas janji, maupun mengkhianati. karena menipu, berkhianat, melanggar janji adalah sifat tercela dan keji bagi seseorang, sedangkan kekejian bukanlah akhlak seorang muslim, bukan pula menjadi sifatnya didalam kondisi apapun.
karena kesucian jiwanya yang di hasilkan dari iman dan amal shalih, sangat bertentangan dengan akhlak tercela itu yang betul-betul jahat dan tidak ada kebaikannya, sedangkan seorang muslim senantiasa dekat dengan kebaikan dan jauh dari keburukan, akhlak menipu yang tercela itu banyak bentuknya, seperti uraian berikut: 
1. menghiasi perbuatan yang buruk, jahat atau rusak agar saudaranya terjerumus kedalam kerusakan itu.
 2. memperlihatkan bagian luar sesuatu yang bagus dan baik dengan menyembunyikan bagian dalamnya yang buruk dan rusak. 
3. menampakkan apa yang menyelisihi maksud hatinya, merahasiakannya untuk menipu, memperdaya dan mengelabui (orang lain). 4.sengaja merusak harta orang lain, atau istrinya, anaknya, pembantunya, kawannya dengan memfitnah atau mengadu domba.
 5. berjanji menjaga seseorang atau harta atau rahasia, namun mengkhianatinya. sedangkan seorang muslim harus menjauhi akhlak ini (menipu), melanggar janji maupun khianat demi mentaati allah dan rasulnya shallallahu alaihi wasallam